Bicara tentang peluang, mungkin yang tergambar dalam benak kita adalah angka2 tak penting dalam pelajaran matematika atau rumus2 aneh dalam ilmu statistika. Itu tak sepenuhnya salah. Tapi sebenarnya peluang dapat dengan mudah kita temukan dalam kehidupan sehari2.
Anda mungkin berpikir, tidak ada salahnya untuk mencoba peruntungan. mulailah anda mereka2 jawaban. salah satu dari jawaban ini pasti benar. peluangnya adalah 1/4, tapi yang mana yang benar? mana yang akan anda pilih?
Keringat dingin mengucur deras. Anda dan isi kelas anda hanya dibatasi sebuah dinding. tapi anda ragu untuk melangkah masuk. Dosen ini tak pernah mengajar anda sebelumnya dan anda belum tahu bagaimana watak sang dosen. Bisa saja beliau menyuruh anda masuk, tapi bisa juga anda ditolak secara tidak hormat. Peluang anda untuk diterima masuk kelas adalah 50%. dan peluang ditolak juga 50%. Mana yang anda pilih?
kedua kasus diatas mungkin hanya sebagian kecil contoh2 kasus peluang. Anda -dan juga saya - mungkin sering sekali dihadapkan pada pilihan2 sulit dan peluang2nya kecil seperti: lulus SNMPTN di jurusan favorit di kota anda, menjadi juara kelas di kelas anda, menang lomba karya tulis, lulus tes beasiswa dan lain2. Saya tekankan, peluangnya sangat kecil. Anda mesti bersaing dengan puluhan, ribuan atau mungkin puluhan ribu orang yang sama tujuannya dengan kita. PASTI SULIT SEKALI!
Peluang yang sulit ini memang bisa membuat nyali ciut. Membuat anda takut keluar dari zona aman. Membuat anda ragu untuk bermimpi dan bercita2, karena takut akan merasakan pahitnya kegagalan.
Tapi, sebenarnya anda tidak perlu khawatir soal peluang yang kecil itu. Karena, meskipun peluangnya kecil, tapi SETIAP ORANG YANG BERADA DALAM SISTEM PELUANG INI MEMILIKI KESEMPATAN YANG SAMA!
Jadi, tidak ada alasan untuk menciut. tidak ada alasan untuk takut dan pesimis. Karena pesimis berarti anda menyerahkan peluang anda kepada orang lain untuk maju dan mengambil posisi itu. Bukankah ini tidak anda inginkan??
Jadi, apa kenapa mesti takut dan menyerah sebelum mencoba?
JADI BERHENTILAH BERPIKIR PESIMIS. Anda ada, karena dunia membutuhkan anda. Karena Allah sudah memilih anda untuk menjalankan amanah anda di dunia: sebagai seorang khalifah, sebagai penyeru kebenaran, dan tentu saja sebagai seorang hamba.
That's it.
Bermimpilah yang tinggi. Meskipun akan ada banyak hambatan yang menghalangi mimpi anda. Meskipun peluang2 kecil mungkin menyesakkah mimpi anda.
Tapi selalu ada kesempatan. dan Anda tidak akan tahu apakah anda berhasil atau gagal kalau anda belum mencoba.
Berjuanglah.
Lakukan saja.
semangat!!!!

kasus pertama
Bayangkan, anda sedang berada dalam situasi ujian multiple choice question (MCQ). Anda lagi asyik mengerjakan soal ketika mata anda tertumbuk pada satu pertanyaan yang sama sekali tidak anda ketahui jawabannya. Anda sudah berusaha keras untuk mengingat2 materi yang anda baca tadi malam. Sayang, jangankan jawabannya, anda bahkan tidak tahu dimana anda pernah melihat materi ini sebelumnya. Apa yang bisa anda lakukan?Anda mungkin berpikir, tidak ada salahnya untuk mencoba peruntungan. mulailah anda mereka2 jawaban. salah satu dari jawaban ini pasti benar. peluangnya adalah 1/4, tapi yang mana yang benar? mana yang akan anda pilih?
kasus kedua.
Anda sedang berlari tergesa2 menuju ruangan kuliah. Dosen hari itu sudah masuk kira2 10 menit yang lalu, Celaka, ternyata semua mahasiswa sudah masuk, dan tinggallah anda sendiri berdiri di depan pintu, hanya beberapa langkah saja.Keringat dingin mengucur deras. Anda dan isi kelas anda hanya dibatasi sebuah dinding. tapi anda ragu untuk melangkah masuk. Dosen ini tak pernah mengajar anda sebelumnya dan anda belum tahu bagaimana watak sang dosen. Bisa saja beliau menyuruh anda masuk, tapi bisa juga anda ditolak secara tidak hormat. Peluang anda untuk diterima masuk kelas adalah 50%. dan peluang ditolak juga 50%. Mana yang anda pilih?
kedua kasus diatas mungkin hanya sebagian kecil contoh2 kasus peluang. Anda -dan juga saya - mungkin sering sekali dihadapkan pada pilihan2 sulit dan peluang2nya kecil seperti: lulus SNMPTN di jurusan favorit di kota anda, menjadi juara kelas di kelas anda, menang lomba karya tulis, lulus tes beasiswa dan lain2. Saya tekankan, peluangnya sangat kecil. Anda mesti bersaing dengan puluhan, ribuan atau mungkin puluhan ribu orang yang sama tujuannya dengan kita. PASTI SULIT SEKALI!
Tapi, sebenarnya anda tidak perlu khawatir soal peluang yang kecil itu. Karena, meskipun peluangnya kecil, tapi SETIAP ORANG YANG BERADA DALAM SISTEM PELUANG INI MEMILIKI KESEMPATAN YANG SAMA!
sekali lagi,jika peluang anda hanya 10 %, peluang pesaing andapun 10%. mereka tidak lebih unggul dari anda, dan andapun tidak lebih rendah dari mereka.
SETIAP ORANG, TERMASUK ANDA, MEMILIKI PELUANG YANG SAMA!!!!
Jadi, tidak ada alasan untuk menciut. tidak ada alasan untuk takut dan pesimis. Karena pesimis berarti anda menyerahkan peluang anda kepada orang lain untuk maju dan mengambil posisi itu. Bukankah ini tidak anda inginkan??
Jadi, apa kenapa mesti takut dan menyerah sebelum mencoba?
ANDA DAN EINSTEIN PUNYA OTAK YANG SAMA!Anda pernah memenangkan persaingan yang jauh lebih sengit ketika para sperma dalam rahim ibu anda memperebutkan sel telur yang hanya satu. Dan dari persaingan itulah anda kemudian tercipta. Andalah pemenang itu.
U ARE THE WINNER !
ANDA ITU ISTIMEWA!
JADI BERHENTILAH BERPIKIR PESIMIS. Anda ada, karena dunia membutuhkan anda. Karena Allah sudah memilih anda untuk menjalankan amanah anda di dunia: sebagai seorang khalifah, sebagai penyeru kebenaran, dan tentu saja sebagai seorang hamba.
That's it.
Bermimpilah yang tinggi. Meskipun akan ada banyak hambatan yang menghalangi mimpi anda. Meskipun peluang2 kecil mungkin menyesakkah mimpi anda.
Tapi selalu ada kesempatan. dan Anda tidak akan tahu apakah anda berhasil atau gagal kalau anda belum mencoba.
Berjuanglah.
Lakukan saja.
semangat!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar